13 Ribu Lebih Anak di Bengkulu Tengah Tanpa KIA

Caption foto: Kantor Bupati Bengkulu Tengah (Foto/dok: Soprian Ardianto)
Caption foto: Kantor Bupati Bengkulu Tengah (Foto/dok: Soprian Ardianto)

Infonegeri, BENGKULU TENGAH – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mencatat bahwa saat ini ada 13.663 anak di daerah ini belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Dinas Dukcapil, Adnan Kasidi menyampaikan bahwa dari total 35.323 anak yang seharusnya memiliki KIA, hanya 61 persennya, atau sekitar 21.660 anak, yang sudah mendaftar dan memiliki KIA.

“Saat ini, fokus kami adalah meningkatkan kesadaran orang tua dan mengoptimalkan layanan jemput bola untuk memastikan bahwa lebih banyak anak di Benteng mendapatkan Kartu Identitas Anak,” ungkap Adnan, Sabtu (23/12/2023)

Adnan juga menyebutkan bahwa kurangnya penerapan KIA di sekolah-sekolah menjadi hambatan. Oleh karena itu, Dinas Dukcapil berupaya untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) agar penerapan KIA lebih optimal di lingkungan pendidikan.

“Dengan menegaskan bahwa KIA menjadi salah satu syarat pendaftaran sekolah, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi orang tua dalam proses pendaftaran anak-anak mereka,” tambahnya.

Adnan menekankan bahwa memiliki KIA sangat penting, seperti halnya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). KIA memudahkan anak dalam mengakses berbagai pelayanan publik dan melindungi hak konstitusional mereka sebagai warga negara Indonesia.

“Kami mengajak orang tua untuk lebih menyadari pentingnya KIA bagi perkembangan anak-anak. Proses pendaftaran KIA dapat dilakukan dengan mudah, gratis, dan tanpa biaya apapun dengan membawa Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran anak,” tutup Adnan.

Editor | Bima Setia Budi