Wawali Salut Dengan Kegigihan dan Keikhlasan Warganya

Kisah Haru : Kegigihan dan Keikhlasan Sri Rawat Kedua Kakaknya
Kisah Haru : Kegigihan dan Keikhlasan Sri Rawat Kedua Kakaknya

Infonegeri, KOTA BENGKULU – Kisah mengharukan dan inspiratif dari salah satu warga yakni Sri Karyawati (47) membuat sosok Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi merasakan sebuah keikhlasan dan perjuangan seorang adik yang sangat sabar dan telaten mengurus kedua kakaknya yang sedang sakit tak berdaya.

Kakak Sri yang bernama Ansori sudah bertahun-tahun tergeletak mengalami stroke. Awalnya Ansori dirawat istri dan anak-anaknya. Kuasa Allah pun berkehendak lain, tanpa alasan yang jelas, sang istri meminta cerai dan lebih memilih meninggalkan Ansori. Bagai peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga, itulah yang dirasakan Ansori saat itu.

Ansori, alumni Faperta Unib ini bingung tak tau kemana. Beruntung, dia punya adik perempuan yang semenggah seperti Sri. Tanpa pamrih dan dengan penuh rasa kasih sayang, Sri mengurus Ansori dan merawatnya di rumah.

Saat mengunjungi rumah Ansori di Kelurahan Sawah Lebar Baru, beberapa waktu lalu, Dedy tak kuasa melihat kondisi Ansori yang lemah dan tak berdaya. Kedatangan Dedy disambut tangisan dari Ansori dengan lirih, dia merespon. Namun tak mampu berbalas kata.

“Saat saya datang, beliau (Ansori) menangis. Saya tak kuasa melihat ini, suasana tampak sedih,” sampai Dedy.

Ketika berbincang dengan Sri, ia menceritakan semua kisahnya saat mengurus Ansori tiap harinya. “Semua urusan Ansori, Sri yang mengurusnya. Sri juga yang memandikan, menyuapi, hingga mengurus layaknya bayi, urusan buang air besar hingga lainnya,” tambahnya.

Ternyata bukan hanya Ansori saja yang Sri rawat. Ia juga harus merawat kakaknya yang lain yakni Joni Jeneri (50) yang mengalami keterbelakangan mental dan dia harus rutin minum obat. “Hati ini pun kembali tersentuh melihat kegigihan seorang Sri untuk merawat kedua kakaknya, mungkin tak banyak adik di dunia seperti Sri yang dengan ikhlas dan tanpa pamrih merawat kakaknya,” ujar Dedy.

Melihat Sri, Dedy teringat pesan almarhum Ibunda yang mengatakan tiada ketulusan murni kecuali saudara dekat. “Tangis Ansori kembali tampak ketika saya dan tim Baznas hendak pamit pulang,” tutupnya. (SA/Rls)