Banjir Lebong Disebabkan Drainase dan Sampah

Infonegeri, LEBONG – Desa Kota Donok, Kecamatan Lebong Selatan mengalami banjir, pada Rabu (21/04/2021) banjir disebabkan drainase kiri-kanan jalan tidak mampu menampung air dan terdapat tumpukan sampah.

Dikatakan Kapolres Lebong AKBP. Ichsan Nur, S.IK melalui Kapolsek Lebong Selatan, Iptu. Soeroso, banjir yang sedang terjadi dikarenakan drainase kiri-kanan badan jalan tidak mampu menampung air sehingga terjadilah banjir.

“Banjir disebabkan hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Lebong sejak Rabu (21/04/2021) sore, drainase tidak mampu menampung air Bahkan membuat tanah ikut naik dan menutup badan jalan sehingga mengganggu arus lintas,” ungkapnya, Kamis (22/04/2021).

Tidak itu saja dirinya juga menjelaskan tidak hanya drainase tidak mampu menampung air ketika hujan lebat, akibat banjir juga dikarena tumpukan sampah yang membuat aliran di drainase tersumbat.

“Akibat banjir juga dikarenakan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air di drainase, sehingga air meluap ke badan jalan yang satu-satunya akses pelintasan Lebong – Rejang Lebong.” jelasnya saat dilokasi banjir.

Dengan demikian agar lalu lintas berjalan dengan kondusif, dimana banyaknya material yang terbawah oleh air di jalanan “Kami langsung membersihkan material agar arus lintas kembali lancar,” jelasnya.

Mengantisipasi semakin panjangnya antrean kendaraan, anggota Polsek dan Koramil Lebong Selatan dibantu warga mengevakuasi material banjir menggunakan peralatan manual.

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dilansir BMKG hujan deras akan terus mengguyuri beberapa wilayah di Provinsi Bengkulu termasuk Kabupaten Lebong.

Mengantisipasi hal tersebut Kapolres Lebong menghimbau kepada masyarakat untuk peduli lingkungan sekitar dengan membersihkan saluran drainase agar banjir tidak terulang. (Soprian)