UIN Bengkulu Adakan KKN, BPBD: Akan Kita Bubarkan

Infonegeri, KOTA BENGKULU – Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Putri (UIN-FAS) Bengkulu melalui lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) melayangkan surat pemberitahuan kepada Kapolsek Selebar perihal pemberitahuan kegiatan KKN.

Surat Pemberitahuan tersebut tertanggal 24 Juni 2021 yang mengatakan akan dilaksanakannya kegiatan KKN Perikanan dan Ketahanan Pangan (PKP) Angkatan IX tahun 2021. KKN tersebut dilaksanakan dilingkungan kampus dari Juni hingga Agustus mendatang.

Sumber Humas IAIN Bengkulu

Menanggapi hal tersebut Kepala BPBD Kota Bengkulu DRS. Eddyson menegaskan berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian dan Walikota Bengkulu akan menindak jika terdapat kegiatan yang sifatnya kerumunan begitupun di UIN FAS Bengkulu.

“Jika ada kerumunan demi keselamatan bersama dalam memutus mata rantai covid-19, dimassa PPKM Mikro, akan kita tindak dan akan kita bubarkan berdasarkan SE yang telah ada,” ungkapnya saat dikonfirmasi KKN yang berlangsung di Lingkungan UIN Bengkulu, Rabu (07/07/2021).

Dirinya juga mengatakan hari ini akan menggelar rapat bersama TNI, Polri melalui Babinsa dan Babinkamtibmas dan tim gugus tugas covid-19 dalam rencana pemantauan PPKM Mikro di Kota Bengkulu yang telah diberlakukan.

“Hari ini kita akan mengadakan rapat bersama tim gugus tugas COVID-19 dalam pemantauan PPKM skala mikro disetiap kelurahan di Kota Bengkulu dan kita akan melanjutkan razia keliling dibeberapa tempat jika terdapat keramaian akan dibubarkan,” jelasnya.

Lanjutnya, tindakan yang dilakukan tim gugus tugas covid-19 tidak hanya di kampus, di tempat-tempat lain juga akan kita lakukan sidak, apabila ada terdapat kerumunan dimassa PPKM Mikro akan kita bubarkan, tanpa terkecuali.

Sebelumnya Walikota Bengkulu Helmi Hasan telah mengeluarkan SE PPKM Mikro setelah Kota Bengkulu termasuk daftar 43 kota yang dikenakan pengetatan PPKM Mikro.

SE dengan Nomor: 360/22/BPBD/2021 tentang PPKM dan penghentian seluruh kegiatan yang bersifat keramaian atau kerumunan salah satunya kegiatan belajar dan mengajar (PAUD/TK, SD, SMP, SMA/sederajat dan Perguruan Tinggi).

Sebelum berita ini diterbitkan Rahmat Ramdhani, Kepala Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN FAS Bengkulu ketika dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan pasalnya dirinya sedang ada kegiatan lain diluar UIN FAS Bengkulu. [Soprian]