Dewan Minta Dinsos Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Akibat Covid-19

Infonegeri, BENGKULU – Pandemi Covid-19 telah membawa perubahan terhadap dunia dengan berbagai tantangan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Di Indonesia Covid-19 telah menjangkiti lebih dari 3,5 juta orang sejak kasus pertama diumumkan pada bulan Maret 2020 lalu, dan setidaknya sudah lebih dari seratus ribu orang telah meninggal dunia.

Namun penyebaran Covid-19 telah menghambat kegiatan perekonomian dan dampaknya terhadap tingkat kesejahteraan sosial semakin dirasakan masyarakat. Di Kota Bengkulu, setelah menunjukkan pencapaian penurunan kemiskinan beberapa tahun belakangan ini, tingkat kemiskinan kembali meningkat selama masa pandemi Covid-19.

Namun sayangnya, berbagai paket dan program bantuan sosial dari pemerintah seperti PKH dan stimulus fiskal skala besar melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional belum bisa mengatasi secara keseluruhan dampak sosial dan ekonomi yang terjadi akibat pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya di Provinsi Bengkulu yakni Kota Bengkulu.

Anggota DPRD Kota Bengkulu yakni Ketua Komisi I Teuku Zulkarnain berserta anggota anggotanya Nuzuludin, Ariyono Gumay, Kusmito Gunawan dan Ronny PL Tobing melakukan kunjungan kerja ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu untuk meminta mengantisipasi masyarakat yang tidak tercakup dalam Program Bantuan Sosial.

“Kita tahu akibat covid ini bukan hanya berpengaruh terhadap kesehatan saja tapi berdampak pada sosial, ekonomi. Banyak kemiskinan yang bertambah, sedangkan yang terdaftar di PKH terbatas. Bagaimana yang tidak tercover dalam PKH tapi faktanya mereka juga miskin? Nah dinsos harus siapkan antisipasi, jangan kemudian ada rakyat kita yg kesusahan tapi tak ada solusi,” kata Teuku, Selasa (10/08).

Sesuai motto Pemkot Bengkulu, kata Teuku bahwa kebahagian harus bisa di rasakan oleh seluruh Masyarakat Kota Bengkulu, maka setiap masyarakat yang terdampak secara sosial dan ekonomi akibat pandemi Covid-19 harus ditanggulangi tanpa terkecuali.

“Dampak pandemi Covid-19 akan terus dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat selama tahun 2021 ini. Meskipun demikian, ketanggapan perlu diteruskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Jelas Teuku [Soprian/Adv]