Distribusikan Bantuan Korban Banjir, KAMMI Bengkulu Minta Pemerintah Tutup Tambang

Infonegeri, BENGKULU – Kader KAMMI Daerah Bengkulu turun langsung ke lokasi musibah banjir dengan menyalurkan bantuan kepada para korban di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu.

“Iya kami dari KAMMI Daerah Bengkulu mengunjungi lokasi banjir untuk mengirim bantuan berupa sembako, hal ini dilakukan bekerjasama dengan pihak Yakesma dan Laziswaf Generasi Rabbani” ungkap Ricki Pratama Putra selaku Ketua PD KAMMI Daerah Bengkulu, Selasa (24/01/2023).

“Semoga bantuan yang kita salurkan dapat membantu dan meringankan beban para korban banjir, dan semoga banjir segera surut kembali,” sambungnya.

Disampaikan juga oleh Ricki, bahwa KAMMI Daerah mendesak Pemkot Bengkulu, Pemprov Bengkulu serta seluruh Kepala Daerah untuk segera mengambil langkah konkrit mengatasi banjir yang terus berulang-ulang hampir di tiap Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu.

“Gubernur bersama seluruh unsur Forkopimda harus serius tangani ini, kami meminta Pemprov dan seluruh Kepala Daerah di Provinsi Bengkulu untuk berani minta Pemerintah Pusat untuk audit dan tertibkan seluruh Pertambangan dan Perkebunan Skala besar. Terutama cabut semua Tambang yang mendapat Proper Merah. Karena kami yakin, itu merupakan sumber utama penyebab bencana ekologis ini,” ujarnya.

KAMMI Daerah Bengkulu, juga mendesak Pemkot segera merealisasikan janji untuk membangun tanggul untuk mengurangi dampak Banjir di Kota Bengkulu, jangan sampai itu hanya sekedar ungkapan penenang tanpa kajian dan realisasinya tambah Ricki.

Sementara Warga Desa Tanjung Agung, Ibu Gadis pada kesempatan itu mengucapakan banyak terima kasih kepada relawan KAMMI yang sudah mengunjungi wilayahnya yang terendam banjir.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan relawan KAMMI kepada kami semua, walaupun sebenarnya kami sudah merasa malu karena setiap banjir selalu menerima bantuan. Kami juga berharap Pemerintah serius menangani banjir ini, dan segera membangun tanggul yang di janjikan,” ujarnya.