Dapur Masuk Sekolah Program Kodam II/Sriwijaya Tekan Angka Stunting di Bengkulu

Caption foto: Kodam II/Sriwijaya Tekan Angkat Stunting dengan Program Dapur Masuk Sekolah di Kota Bengkulu pada Sabtu 03 Februari 2024 (Foto/dok: Soprian Ardianto)
Caption foto: Kodam II/Sriwijaya Tekan Angkat Stunting dengan Program Dapur Masuk Sekolah di Kota Bengkulu pada Sabtu 03 Februari 2024 (Foto/dok: Soprian Ardianto)

Infonegeri, BENGKULU – Program unggulan Kodam II/Sriwijaya, Program ‘Dapur Masuk Sekolah’ mulai diterapkan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Bengkulu. Kodim 0407/Kota Bengkulu mendistribusikan makanan dan menu tambahan kepada siswa.

Kasdim Letnan Kolonel Kavaleri Budiman, yang mewakili Dandim 0407 Kota Bengkulu, menjelaskan bahwa “Program Dapur Masuk Sekolah” ini bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi anak-anak sekolah, meningkatkan kecerdasan, dan tekan stunting.

Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Yanuar Adil, mengatakan kegiatan ini mendatangi langsung sekolah-sekolah. “Dekatkan jangkauan sasaran, pemberian makanan dan nutrisi langsung kepada anak-anak SD,” Katanya Sabtu (03/02/2024).

Dijelaskannya, kegiatan ini bertujuan penurunan angka stunting, dan bentukan patriotisme bagi anak-anak SD. “Pemberian makanan utama, susu, dan bubur kacang hijau, kami berharap dapat meningkatkan asupan gizi anak-anak sesuai usia mereka,” tambahnya.

Pangdam menegaskan keterlibatan Kodam II/Sriwijaya dalam mendukung berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan perintah Harian Kasad yang menekankan kehadiran TNI AD di tengah kesulitan rakyat.

Lebih lanjut, meskipun menyadari keterbatasan, Pangdam optimis bahwa kegiatan seperti ini dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam mengatasi masalah gizi buruk di kalangan anak-anak khusunya di Kota Bengkulu.

Ditempat yang sama Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, menyampaikan terima kasih kepada Kodim 0407/Kota Bengkulu atas fasilitas kegiatan dapur masuk sekolah yang merupakan program unggulan Kodam II/Sriwijaya.

Arif juga menyampaikan kesiapannya untuk mendukung berbagai kegiatan positif seperti dapur masuk sekolah. “Prioritas Pemerintah Pusat adalah penanganan stunting di setiap daerah, sehingga angka stunting di berbagai daerah dapat mencapai ‘Nol’,” kata Arif.

Meskipun survei kesehatan saat rapat koordinasi di Pusat menyatakan angka stunting di Kota Bengkulu nol, Namu masih ada yang berisiko. “Dapur masuk sekolah harus terus dilakukan, tidak hanya di sekolah di tengah kota tetapi juga di pinggiran kota,” tambahnya.

Pada kegiatan ini, hadir juga Pj Sekda Eka Rika Rino, Asisten I Eko Agusrianto, Staf Ahli Pemkot I Made Ardana, Kadikbud A Gunawan, Dinsos Sahat M Situmorang, Dinas Koperasi dan UKM Nurlia Dewi, Kalaksa BPBD Will Hopi, Plt Kadinkes Joni, Camat Singaran Pati Alex Periansyah, Kepsek SDN 73 Rismi Yansi, dan jajaran Pemkot Bengkulu lainnya.

Editor | Bima Setia Budi