Demo Turunkan Harga BBM Dipukul Mundur, 4 Mahasiswa Ditangkap

Infonegeri, BENGKULU – Aksi mahasiswa gelombang ketiga kembali pecah yang kedua kalinya, demo yang tergabung di Aliansi mahasiswa se-Provinsi Bengkulu dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian dan 4 mahasiswa ditangkap.

Terlihat massa aksi di paksa pukul mundur oleh aparat kepolisian, dengan menggunakan gas air mata dan Water Canon (Meriam Air) karena dinilai melanggar norma-norma dalam menyampaikan informasi dimuka publik (pengerusakan).

“Empat Mahasiswa ditangkap oleh aparat kepolisian tersebut, tiga diantaranya mahasiswa Universitas Bengkulu (UNIB), satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB),” menurut data yang dihimpun, Selasa (06/09/2022).

Sebelumnya salah satu Presiden Mahasiswa, Rian beserta perwakilan mahasiswa lain memasuki Gedung DPRD Provinsi Bengkulu untuk bernegosiasi. Mereka menyampaikan dua point tuntutan dan meminta agar dikabulkan.

“Pertama kami meminta pemasangan spanduk diatas Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, di lantai atas gedung DPRD provinsi,” kata Rian Selasa siang dalam penyampaian mediasi.

Lalu pada poin kedua mereka (perwakilan massa aksi, red) meminta seluruh anggota dewan dapat menggelar parlement jalanan dan diberi waktu hingga pukul 15.00 WIB dan pada akhirnya dipaksa dipukul mundur kepolisian. [SA]