Di Kota Bengkulu, Masyarakat, Pejabat dan ASN Aksi Membuat Tong Sampah

Pejabat Pemkota dan ASN Aksi Membuat Tong SAMPAH
Ilustrasi/id.depositphotos.com

Infonegeri, KOTA BENGKULU – Surat Edaran (SE) Nomor : 660/87/DLH/2021 Walikota Helmi Hasan Perihal Kebersihan Lingkungan (Sampah) dan ditegaskan kembali SE Sekretaris Daerah (Sesda) Nomor: 660/119/DLH/2021 yang menyebutkan seluruh Masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bengkulu diwajHelmiibkan membuat tempat sampah permanen di tempat tinggal masing-masing tanpa terkecuali Pejabat Pemkot.

Setelah SE tersebut seluruh ASN Kota Bengkulu melakukan aksi serentak dalam menindaklanjuti SE Walikota Kebersihan Lingkungan (Sampah). Dalam SE diwajib seluruh Masyarakat/ASN dan perjabat Pemkot dihalaman rumah memiliki bak sampah permanen masing-masing, sesuai arahan SE Walikota Helmi Hasan, hal tersebut langsung dilakukan Kepala DPMPTSP Kota Bengkulu.

“Terkait masalah bak sampah ini, saya sangat mendukung sekali upaya Walikota dan Wakil Walikota dalam menanggulangi sampah di Kota Bengkulu. Tujuan SE ini kan bagus, untuk membuat Kota Bengkulu bebas dari sampah serta menjadikan kota yang indah dan bersih,” ungkap Kepala DPMPTSP Toni Harisman, saat diwawancara, Sabtu (20/03/2021).

Dengan adanya SE tersebut dirinya juga berharap kepada seluruh masyarakat dan para pejabat Pemkota menindaklanjuti melakukan hal yang serupa dengan membuat bak sampah dengan secara permanen, mengingat Helmi Hasan menginginkan Kota Bengkulu Merdeka dari sampah.

“Mari kita bersama-sama sukseskan dan dukung program Pemkot terkait penanggulangan sampah ini. Dan untuk para pejabat, mari kita contohkan hal yang baik untuk masyarakat ,” sambungnya.

Hal ini juga dilakukan, Kepala Bapenda Hadianto juga melakukan aksi sesuai dengan SE Walikota Bengkulu yang mengingkan Kota Bengkulu merdeka dari sampah, dan dirinya siap mendukung dan mensukseskan program Pemkot dalam menanggulangi sampah dengan membuat bak sampah.

“Kita dukung sepenuhnya program Pemkot mengenai sampah. Salah satu caranya ialah mengindahkan poin SE Walikota dengan menyediakan bak sampah di rumah ataupun di kantor OPD. Untuk OPD lain, mari kita sukseskan program ini agar Kota Bengkulu bebas dari sampah,” ujar Hadianto. (SA)

Diketahui poin-poin dalam SE Walikota Bengkulu Helmi Hasan perihal kebersihan lingkungan sebagai berikut:

  1. Setiap rumah tangga, tempat usaha dan perkantoran wajib menyediakan tempat
    sampah di dalam maupun luar ruangan sesuai dengan kebutuhan atau volume sampah minimal ukuran ember atau kaleng 20 Liter.
  2. Mendorong dan menggerakkan warga untuk membangun budaya memilah sampah mulai dari rumah tangga, memanfaatkan kembali bahan-bahan anorganik dan melakukan pengomposan untuk sampah organik.
  3. Untuk sampah yang sudah tidak dapat diolah wajib dibuang pada tempat pembuangan sampah bak kontainer terdekat yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Bengkulu atau bekerjasama dengan jasa pengangkutan sampah yang dilakukan oleh LPM Kelurahan.
  4. Mendorong gerakan Bank Sampah di Lingkungan Pemukiman dan Kelurahan.
  5. Mengawasi kebiasaan masyarakat yang masih tertbiasa membuang sampah tidak pada tempatnya (melarang dan menegur warga membuang sampah pada drainase atau sungai, dan median jalan).
  6. Menggalakkan kegiatan gotong royong Secara Rutin untuk membersihkan lingkungan.
  7. Tanggap dan segera membersihkan bila ada lokasi yang dijadikan warga sebagai tempat sampah liar untuk mengantisipasi timbulnya berbagai macam penyakit.
  8. Aktif menyampaikan laporan setiap kegiatan dan perkembangan poin-poin di atas kepada Walikota Bengkulu.