Dinyatakan Hilang, Siswi Asal Curup Aktif di Facebook Satu Jam Lalu

Infonegeri, REJANG LEBONG – Hanifa Dea Putri (15) pelajar Asal Rejang Lebong dilaporkan kamis 3 Juni 2021 hilang. Berdasarkan laporan keluarga korban, Hanifa berpamitan kepada neneknya untuk mengumpulkan rapot dan LKS ke Sekolah.

Menurut penelusuran jurnalis kami, Dea panggilan manisnya Satu hari yang lalu aktif diakun Media sosial (Medsos) Facebook nya, satu hari yang lalu akun tersebut mengganti foto sampulnya dan satu jam terakhir dirinya kembali mengganti foto sampulnya.

Dipostingan tersebut tidak ada Kecerugiaa sama sekali dari teman Facebooknya, karena kolom komentarnya hanya di komentari seperti percakapan anak kekinian, percakapan yang biasa, seperti komentar dengan memberikan stiker dan lainnya.

“Siang,” komentar salah satu akun Facebook milik @Alam Syah, begitupun akun Facebook @ilham gaming “Malam,” tulisnya, dan akun Facebook atas nama @kevin adi saputra “Anak Konda muncul lagi,” tulisnya dengan emot ketawa.

Dilansir sebelumnya Dea berpamitan kepada neneknya untuk mengumpulkan rapot dan LKS ke Sekolah, setelah dicek Neneknya Rapot dan LKS tersebut ada di rumah. Hingga saat ini Hanifah belum kembali ke rumah.

Saat ini Nenek korban dibantu pihak Kepolisian telah berusaha dalam menemukan keberadaannya hingga menghubungi teman-teman Hanifa, namun hingga berita ini diturunkan keberadaan Hanifa belum juga diketahui.

Melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno, S. Sos, MH mengimbau kepada masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan korban untuk segera menghubungi keluarga korban di HP 08127309829 atau nomor SPKT Polres Rejang Lebong 083809427110.

“Korban beralamatkan di Jalan SDN 18 Stadion Air Bang, untuk ciri-ciri korban badan sedang. Terakhir menggunakan batik biru seragam sekolah SMP dengan rok biru dan jilbab putih,” jelas Kabid Humas.

Sementara itu untuk para orang tua, Kabid Humas Polda Bengkulu mengimbau agar orang tua melakukan pengawasan terhadap anaknya termasuk pergaulan baik di teman permainan, teman sekolah bahkan teman di media sosial sehingga tetap terkontrol. [Soprian]