Kalapas Teler, Kanwil Kemenkumham Bengkulu Tidak Mengetahui Kebenarannya

Kalapas Teler, Kanwil Kemenkumham Bengkulu Tidak Mengetahui Kebenarannya
Kalapas Teler, Kanwil Kemenkumham Bengkulu Tidak Mengetahui Kebenarannya

Infonegeri, KOTA BENGKULU – Kalapas Nusakambangan Senin (12/4/2021) sore diberitakan oleh media online lokal yang mengatakan teler atau mabuk-mabukan bersama salah satu pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu. Peristiwa tersebut tidak dibenarkan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Bengkulu.

Hal ini disampaikan, Kabag Umum Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Pungka M Sinaga yang mengatakan pada minggu kedua April 2021 di Bengkulu tidak ada kedatangan keluarga besar dari Kemenkumham luar daerah dan kalau ada pasti ada pemberintahuannya.

“Karena secara prosedur pejabat yang melaksanakan perjalanan dinas luar kota harus mempunyai surat perintah dan berkewajiban melapor kepada instusi yang akan didatangi dalam hal ini, kanwil kemenkumham Bengkulu.” ungkapnya saat ditemui di Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Kamis (15/04/2021).

Lanjutnya, sejauh ini kami Kanwil Kemenkumham Bengkulu tidak mengetahui peristiwa yang diberitakan, mengatakan Kalapas Nusakambangan teler bersama oknum salah satu Pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.

“Tidak ada pemberintahuan, kalaupun ada tamu dari luar pasti ada pemberitahuan dan pasti kesini (kantor), dan perihal peristiwa tersebut Kanwil Kemenkumham Bengkulu tidak mengetahui kebenaran kejadian tersebut.” ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan keluarga besar Kemenkumham jika sedang berjalan kedinasan ataupun persorangan pasti ada kamunikasi, dan kejadian yang mengatakan Kalapas Nusakambangan ada di Bengkulu sedang mabuk-mabukan.

“Terkait dengan insiden ini tidak ada keluarga besar kemenkumham dari luar sedang berdinas di Bengkulu, bahkan dihari itu tidak ada yang sedang di Bengkulu,” tegasnya.

Lebih lanjut, untuk mengetahui kepastian Kalapas Nusakambangan Jawa Tengah Senin (12/4/2021) berada di Provinsi Bengkulu media ini telah menghubungi Kabag Umum Lapas Nusakambangan, yang mengatakan bahwa tidak ada yang sedang lagi dinas ke Bengkulu.

“Untuk pemberitaan yang mengatakan Kalapas Nusakambangan mabuk-mabuk di Bengkulu sungguh kami tidak tauh, secara kedinasan tidak ada yang sedang di Bengkulu,” tegasnya (Soprian)