Mahasiswa UNIB Promosikan Produk Jalan Rusak Pemerintah

Caption foto: Mahasiswa Fakultas Hukum UNIB pada 23 Agustus membentangkan spanduk kritikan kepada Pemerintah di Provinsi Bengkulu dengan tulisan
Caption foto: Mahasiswa Fakultas Hukum UNIB pada 23 Agustus membentangkan spanduk kritikan kepada Pemerintah di Provinsi Bengkulu dengan tulisan "Selamat datangdi jalan berlobang Kota Bengkulu" (Dok/Istimewa)

Infonegeri, BENGKULU – Mahasiswa Universitas Bengkulu (UNIB) mempromosikan produk jalan rusak dengan ucapan “Selamat datang di jalan berlobang” Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Ucapan tersebut karena dinilai pemerintah telah melakukan pembiaran.

Pembiaran seharusnya tidak dilakukan oleh penyelenggaraan jalan, bahkan sebenarnya memberikan perhatian dan perbaikan terhadap jalan rusak, dan telah menjadi tanggung jawab penyelenggara layanan, dalam hal ini pemerintah pusat ataupun daerah.

Promosi yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Hukum UNIB ini dengan cara membentangkan spanduk di lokasi dimana jalan yang rusak diduga dilakukan pembiaran oleh pemerintah seperti salah satu jalan di Simpang 4 Kampung Bali, Kota Bengkulu.

“Persoalan jalan rusak di Simpang 4 Kampung Bali Kota Bengkulu ini dikarenakan adanya permasalahan drainase jalan yang membuat air buangan limbah rumah tangga mengalir ke jalan yang membuat jalan rusak,” tulis akun @bem.fhunib, Selasa (23/08/2022) kemarin.

Dengan diduga dilakukan pembiaran oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu, Mahasiswa mempertanyakan anggaran, dan Mahasiswa menyarankan seharusnya pemerintah fokus pada perbaikan drainase, barulah kemudian memperbaiki jalan yang rusak.

“Dana yang disiapkan pemerintah dalam perbaikan jalan tersebut berasal dari anggaran pemulihan berkala sebesar Rp 340 Juta, yang menjadi pertanyaan dimana realisasi anggaran tersebut digunakan, apakah tepat sasaran,” tanya Mahasiswa UNIB. [SA]