Oknum Pegawai Kemetrian Perhubungan Terjaring OTT

Caption foto: Polda Bengkulu saat gelar konferensi pers OTT Pegai Kementerian Perhubungan RI (Foto/dok: Soprian Ardianto)
Caption foto: Polda Bengkulu saat gelar konferensi pers OTT Pegai Kementerian Perhubungan RI (Foto/dok: Soprian Ardianto)

Infonegeri, BENGKULU – Tiga oknum Pegawai Negeri Sipil atau PNS Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polda Bengkulu kasus Pungli di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB).

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Anuardi, S.Ik., M.Si., Didampingi Dir Reskrimsus Kombes Pol I. Wayan Riko Setiawan serta Kasubdit Tipidkor Kompol Fuad mengatakan OTT tersebut merupakan Pungli KIR Kendaraan dan uji tonase kendaran UPPKB.

“Ketiga Pelaku ini berinisial, WH (42) warga Rejang Lebong, HA (40) warga Kota Bengkulu dan FR (43) warga Kota Bengkulu.” kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Anuardi saat menggelar konferensi press, Rabu (27/04/2024).

Ketiga pelaku ini merupakan oknum PNS Kemenhub RI. “Ketiga pelaku ini terjaring OTT pada Saat Penimbangan tonase kendaraan dan pengurusan uji KIR Kendaraan di UPPKB Kemenhub yang berada di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.” jelas Anuardi.

Ditambahkan Dirreskrimsus Polda Bengkulu, dalam menjalankan aksinya pelaku menggunakan modus dengan melakukan pemeriksaan tonase muatan kendaraan truk-truk besar. Jika kendaraan itu kelebihan tonase maka mengancam dengan tilang.

Jika sopir tidak ingin ditilang, tersangka meminta sejumlah uang mulai Rp10 ribu – 50 ribu. Kalau KIR sopir mati, tersangka menawarkan pembuatan KIR dengan biaya Rp600 ribu. “Mereka meminta sejumlah uang mulai Rp5.000 hingga Rp50.000,” terang Wayan.

Diketahui dalam kasus tersebut, ketiga Pelaku PNS Kemenhub akan dijerat dengan pasal 12 huruf e junto pasal 18 Undang-Udang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Editor | Bima Setia Budi