PAD Kota Bengkulu, Kemendagri Lakukan Pembohongan Publik

Caption foto: Menterian Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (Foto/dok: Menagri)
Caption foto: Menterian Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (Foto/dok: Menagri)

Infonegeri, BENGKULU – Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) dalam siaran live kalan youtube melakukan pembohongan publik terhadap realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.

Dalam siaran live pada Senin, 6 November 2023 pada rapat presentase realisasi APBD Kota se Indonesia Tahun Anggaran 2023, Pemkot Bengkulu menduduki di urutan ke 2 dari 20 kota terkecil di Indonesia sebesar 61,42 persen fakta hanya 49,15 persen.

Caption foto: Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu

Pembohongan publik tersebut diketahui setelah dilakukan penelurusuran, ternyata Pemkot Bengkulu memanipulasi dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Pendapatan Asli Daerah (PAD) per 6 November 2023 ke Kemendagri sebesar 49,15 persen bukan 61,42 persen.

“Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Pendapatan Asli Daerah (PAD) per 6 November 2023 Pemekot Bengkulu dengan uraian anggaran sebesar Rp 328.991.450.127,00 realisasi Rp 161,714.966.331,49 (49,15 persen).” data diterima media ini, Sabtu (11/11/2023).

Caption foto: Realisasi pendapatan APBD Kota Se Indonesia

Setelah melihat data dan fakta diperoleh media ini, Pemkot dibawa kepemimpinan Pejabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi mendapat raport merah yang masuk dari 10 daerah terendah dibawah Kota Barnjarmasin, sebelum Kota Ambon se Indonesia.

Sebelumnya, Pemkot Bengkulu pada saat presentase realisasi APBD Kota se Indonesia Tahun Anggaran 2023 beberapa hari lalu, menduduki di urutan ke 2 dari 20 kota presentase realisasi pendapatan terkecil di Indonesia sebesar 61,42 persen.

Pewarta | Soprian Ardianto
Editor | Bima Setia Budi