Pelaku Pembakaran Lahan BKSDA Bengkulu Ditangkap

Caption foto: Pemadaman Kebakaran lahan oleh Damkar Kota Bengkulu, Minggu (29/10/2023) di Jalan Raya Air Sebakul kawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu (Foto/dok)
Caption foto: Pemadaman Kebakaran lahan oleh Damkar Kota Bengkulu, Minggu (29/10/2023) di Jalan Raya Air Sebakul kawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu (Foto/dok: Soprian Ardianto)

Infonegeri, BENGKULU – Dua pelaku yang terlibat dalam pembakaran dan pembukaan lahan di kawasan cagar alam Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu, berhasil ditangkap oleh Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu, Kamis (09/11/2023).

Hal tersebut disampaikan Kombespol I Wayan Riko Setiawan, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu, melalui Kasubdit Tipidter, Kompol Jufri, menjelaskan penangkapan ini dilakukan berdasarkan laporan dari petugas BKSDA Bengkulu.

“Laporan bahwa kedua pelaku melakukan pembakaran lahan untuk kepentingan pribadi. Kami menangkap dua orang pelaku yang diduga melakukan pembakaran lahan di dalam kawasan cagar alam Danau Dendam Tak Sudah,” ujar Kompol Jufri.

Pelaku, yakni Hendra dan Rama, telah ditetapkan sebagai tersangka dan sebelumnya sudah beberapa kali diingatkan oleh petugas patroli BKSDA Bengkulu. Meski sudah diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di kawasan Cagar Alam, mereka tetap nekat membakar lahan.

“Mereka sudah diingatkan dan diimbau tidak melakukan kegiatan apa pun di dalam hutan kawasan cagar alam Danau Dendam Tak Sudah, namun tetap saja, nekadnya lagi lahan ini mereka bakar. Ketika kita amankan pun melawan,” tambah Kompol Jufri.

Lebih lanjut ia menegaskan, atas peristiwa tersebut, keduanya dijerat dengan pasal tentang Kejahatan Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp10 miliar.

Pewarta | Soprian Ardianto 
Editor | Bima Setia Budi