Petani Belum Nikmati Hasil Panen Sendiri

Ketua DPD KNPI Kota Bengkulu Supratman S.Sos, M.Si
Caption foto: Ketua DPD KNPI Kota Bengkulu Supratman S.Sos, M.Si (Foto/dok)

Infonegeri, BENGKULU – Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Bengkulu Iwan Supratman hasil pertanian di Bengkulu yang tidak dinikmati oleh warga Bengkulu. Satu diantara yang paling mencolok adalah beras.

“Di kota Bengkulu saja 680 hektar sawah terbilang produktif dalam sektor pertanian padi. Namun hasil tanaman petani itu justru tidak menjadi tuan rumah.” kata Iwan Selasa (16/01/2024).

Dijelaskannya, bagi warga untuk mencari beras yang ditanam di kawasan persawahan di Kelurahan Surabaya, Semarang, Dusun Besar, Sawah Lebar dan lainnya. “Beras itu dijual keluar Bengkulu.” singkat Iwan.

Ketua KNPI Kota Bengkulu ini juga mengatakan beras tersebut usai dijual ke luar Bengkulu selanjutnya dijual kembali ke kota Bengkulu dengan sebutan beras Lampung dan sebagainya. “Beras Lampung cenderung lebih populer oleh warga kota Bengkulu dibandingkan beras lokal,” lanjut Iwan.

Ia mengatakan masalah beras di kota Bengkulu serupa dengan permasalahan kopi. Hasil pertanian kopi di Provinsi Bengkulu justru dijual ke Lampung dan disebarluaskan ke berbagai wilayah Indonesia dengan sebutan kopi Lampung.

“Sayangnya masalah beras yang dialami kota Bengkulu ini juga terjadi di sejumlah kabupaten, seperti Bengkulu Tengah, Kaur, Lebong, Rejang Lebong dan lainnya. Beras lokal itu juga dinilai belum menjadi beras unggulan d tempatnya sendiri.” tutup Iwan.

Editor | Bima Setia Budi