Posko THR Kemnaker

Infonegeri, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) mendirikan posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) 2021 yang dapat diakses secara luar jaringan (luring) maupun dalam jaringan (daring).

“Untuk memberikan pelayanan informasi, konsultasi, maupun pengaduan atas pelaksanaan pembayaran #THR2021, Kemnaker mendirikan Posko THR 2021 yang dapat diakses secara luring maupun daring,” cuitan Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, Senin (19/04/2021) lalu.

“Rekanaker ingin mengkonsultasi dan mengadukan ?THR2021 klik https://bantuan.kemnaker.go.id atau call center 1500-630 dan posko tatap muka PTSA Kemnaker Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 51, Gedung B Lantai 1, DKI Jakarta, pukul 08:00 – 15:00 WIB,” sambungnya.

Dilansir sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 63 Tahun 2021 tentang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) pada Rabu (28/4/2021) kemarin.

Penandatanganan PP tersebut dilansir setkab.go.id disampaikan Presiden Jokowi saat meninjau masyarakat yang terdampak gempa di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Kamis (29/4/2021) siang.

“Ya, saya telah menandatangani PP yang menetapkan pemberian THR dan gaji ke-13 untuk aparatur negara, yaitu PNS, CPNS, TNI, Polri dan pejabat negara, pensiunan penerima pensiun, penerima tunjangan, kemarin hari Rabu, 28 April, sudah saya tandatangani,” jelasnya.

Presiden mengatakan pemberian THR ini merupakan salah satu program pemerintah untuk mendorong peningkatan konsumsi dan daya beli masyarakat yang diharapkan nanti menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi.

“Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri diharapkan menjadi salah satu momentum untuk mendorong pertumbuhan konsumsi masyarakat yang kita harapkan ini bisa, sekali lagi, menaikkan pertumbuhan ekonomi kita,” sambung Presiden.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan dalam PP tersebut diatur THR ini akan dibayarkan mulai 10 hari kerja sebelum hari raya Idulfitri.

“Dan THR ini akan dibayarkan mulai 10 hari kerja sebelum Hari Raya Idulfitri dan untuk gaji ke-13 akan dibayarkan menjelang tahun ajaran baru anak sekolah,” jelas Presiden.

Saat menyampaikan keterangan pers, Presiden didampingi Ketua DPR Puan Maharani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Soprian)