Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja, Seluruh Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dinas Luar Kota

Infonegeri, BENGKULU – Tolak Undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker) Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seprovinsi Bengkulu geruduk gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu.

Dalam aksinya mahasiswa sangat kecewa kepada seluruh anggota Dewan lantaran seluruh anggota dewan sedang melakukan perjalan dinas luar (DL) hingga mereka menyerukan mosi tidak percaya kepada DPRD.

Sebanyak 12 mahasiswa mewakili masa disambut oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Nandar Munadi, Presiden Mahasiswa Universitas Bengkulu (UNIB) Arsal Wijaya, mengatakan DPRD bukan lagi bagian dari Masyarakat.

“Mereka tidak ada semua di gedungnya, maka kita pastikan mereka bukan bagian dari masyarakat dan tidak berpihak kepada rakyat. Mereka hanya mementingkan kepentingan mereka sendiri. Dengan itu, kami menyampaikan sikap mosi tidak percaya kepada DPRD Provinsi Bengkulu,” tegas Arsal Wijaya, usai menemui Sekwan, Kamis (30/03/2023).

Selain itu, para mahasiswa mengancam akan kembali menggelar aksi unjuk rasa yang lebih besar lagi untuk menolak Undang Ciptaker di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu. “Kami pastikan akan ada aksi lanjutan dengan massa lebih besar ke depannya,” lanjutnya.

Ditempat yang sama Sekwan Nandar Munadi menyampaikan, permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena para anggota DPRD Provinsi Bengkulu sedang tidak berada di kantor karena dalam posisi sedang DL Kota.

“Jadi kami disini hanya bisa memfasilitasi adek-adek Mahasiswaku (Karena seluruh Anggota DPRD Provinsi Bengkulu DL), namun tidak bisa untuk mengambil keputusan terkait beberapa tuntutan kalian,” jelasnya. [SA]