Tak Diakui Pemprov, Jalan Terminal Air Sebakul Ambil Alih

Infonegeri, KOTA BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu akhirnya melakukan perbaikan jalan yang awal statusnya jalan tak bertuan. Jalan tersebut yakni jalan terminal regional air sebakul, di Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Kamis (17/06/2021).

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Dedy Wahyudi didampingi Camat Selebar Sehmi Alnur saat meninjau langsung proses pengaspalan jalan yang sudah lama tak bertuan, awalnya kata Dedy status tak bertuan Walikota Helmi Hasan memanggil kadis PUPR Kota Bengkulu.

“Awalnya jalan regional air sebakul statusnya tak bertuan, dan sebelumnya banyak sekali masyarakat yang protes mengeluhkan jalan yang rusak, dengan cara menabur ikan lele, menanam pisang dan kemudian Pak Helmi Hasan memanggil Kadis PU untuk menanyakan status jalan dan ternyata jalan tersebut tak bertuan bahkan dari Provinsi tak mengakui,” ungkap Dedy.

Dengan status tak bertuan lalu kemudian sesuai dengan visi-misi dan program kerja Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakilnya Dedy Wahyudi dengan program seribu jalan mulus walaupun status tak bertuan jalan tersebut tetap akan dibangun oleh Pemkot Bengkulu.

“Karena jalan ini di Kota Bengkulu maka jalan tersebut harus mulus sesuai dengan visi-misi dan program kerja Helmi-Dedy yang menghadirkan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat Kota Bengkulu, walaupun jalan status tak bertuan akan tetap dibangun,” jelas Dedy.

Tidak batas itu, Dedy juga menegaskan jika ada jalan di Kota Bengkulu tidak mulus bearti jalan tersebut bukan status jalan atau kewenangan Pemkot Bengkulu, karena jalan di Kota Bengkulu sesuai visi-misi sudah mulus.

“Jika ada jalan di Kota Bengkulu tidak mulus itu bearti bukan kewenangan Pemkot Bengkulu, itu kewenangan Pemrov Bengkulu,” tegas Dedy Wahyudi.

Ditambah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman pengerjaan jalan saat ini sudah berjalan 45 persen dengan harapan akan terselesaikan dalam waktu dekat ini. Dan pembangunan jalan ini sepanjang 1,9 kilometer.

“Jalan sepanjang 1,9 km ini sudah berjalan 45 persen dan InsyaAllah sesuai dengan kontrak dibulan Oktober akan terselesaikan, serta pembangunan jalan ini menggunakan anggara 11 Miliar dari APBD dan APBN,” ungkap Noprisman. [Soprian]