Sultan B. Najamudin Salurkan PIP Rp3,2 Miliar untuk 4.000 Siswa Bengkulu

Mei 7, 2026 Oleh infonegeri NASIONAL, NEW, POLITIK
Caption foto: Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan B Najamuddin (Foto/dok: sultanbnajamudin.com)

Caption foto: Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan B Najamuddin (Foto/dok: sultanbnajamudin.co)

Infonegeri, JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B. Najamudin, mencatat penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) melalui jalur aspirasi DPD RI periode 2025-2026 telah menjangkau sekitar 4.000 siswa di Provinsi Bengkulu dengan total bantuan mencapai Rp3,2 miliar.

Rincian penerima bantuan tersebut terdiri dari 2.228 siswa Sekolah Dasar (SD) dengan total bantuan lebih dari Rp1 miliar, 940 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) senilai Rp705 juta, serta masing-masing 416 siswa SMA dan SMK dengan nilai bantuan Rp748,8 juta.

“Kita proyeksikan ada tambahan kuota untuk Provinsi Bengkulu, baik secara global maupun melalui kanal aspirasi DPD RI,” tegas Sultan kepada media di Jakarta, Rabu (06/05/2026).

Sultan menekankan, proses perekrutan calon penerima beasiswa di lapangan harus bersih dari praktik pungutan liar (pungli) dengan dalih apa pun di luar ketentuan.

“Kita sama-sama jaga di lapangan agar jangan ada pungutan liar dari pihak mana pun yang memberatkan siswa dan keluarga dalam proses pengusulan hingga pencairan. Jangan sungkan melaporkan jika ada indikasi seperti itu,” ujarnya.

Menurut Sultan, dominasi penerima PIP di jenjang SD menunjukkan fokus pemerintah dalam memperkuat fondasi pendidikan dasar di Bengkulu sebagai tahap awal pembentukan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“PIP bukan sekadar bantuan tunai pendidikan, tetapi wujud kehadiran negara memastikan tidak ada anak Bengkulu yang putus sekolah karena keterbatasan biaya,” katanya.

Ia menjelaskan, jenjang SMP menjadi fase krusial karena banyak siswa di daerah menghadapi risiko putus sekolah akibat faktor ekonomi keluarga maupun jarak tempuh sekolah yang jauh.

Sementara itu, alokasi PIP untuk siswa SMA diharapkan mampu menjaga konsistensi pelajar dalam menyelesaikan pendidikan menengah dan mempersiapkan diri melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Penyaluran PIP untuk siswa SMK bertujuan mendukung pendidikan vokasi agar lulusan SMK siap menjadi tenaga kerja lokal yang terampil dan berdaya saing,” tambahnya.

Menurut Sultan, Program Indonesia Pintar merupakan agenda pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan yang adil dan merata sekaligus mendukung pembangunan SDM berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.

Ia juga menegaskan optimalisasi pelaksanaan PIP membutuhkan dukungan pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan data siswa yang akurat sesuai Data Pokok Pendidikan (Dapodik), serta pengawasan orang tua terhadap penggunaan dana bantuan.

Program beasiswa PIP kembali dibuka bagi pelajar di Provinsi Bengkulu. Bantuan tunai pendidikan ini ditujukan bagi siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

Sosialisasi program dilakukan melalui aspirasi Ketua DPD RI dengan mengajak masyarakat segera mendaftarkan siswa yang memenuhi kriteria. Program menyasar peserta didik jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK yang terdata dalam Data Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Pengusulan calon penerima dilakukan melalui verifikasi pihak sekolah masing-masing. Data siswa yang diusulkan harus sesuai kondisi sosial ekonomi dan tercatat dalam basis data kemiskinan yang dikelola pemerintah.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak Bengkulu yang putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi. PIP harus benar-benar menyasar yang membutuhkan,” demikian kata Sultan.

Pewarta | Soprian Ardianto

Share Artikel

Tags: DPD RIProgram Indonesia Pintar (PIP)Sultan B. Najamudin