GPA Gendong Adventure Tanam Mangrove di Muara Jenggalu, Wujud Nyata Hadapi Krisis Iklim

Juni 14, 2026 Oleh infonegeri DAERAH, KOTA BENGKULU, LINGKUNGAN, NEW
Caption foto: GPA Gendong gelar aksi tanam Mangrove atasi krisis iklim, pada Minggu, 14 Juni 2026 (Foto/dok: Soprian Ardianto)

Caption foto: GPA Gendong gelar aksi tanam Mangrove atasi krisis iklim, pada Minggu, 14 Juni 2026 (Foto/dok: Soprian Ardianto)

Infonegeri, BENGKULU – GPA Gendong Adventure melaksanakan Pendidikan Lanjutan Angkatan VII Divisi Konservasi melalui aksi restorasi mangrove di kawasan pesisir Muara Jenggalu, Kota Bengkulu.

Kegiatan yang diikuti sembilan anggota muda GPA Gendong Adventure tersebut merupakan bagian dari rangkaian pendidikan lanjutan organisasi sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan pesisir yang menghadapi ancaman perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut.

Sekretaris Umum GPA Gendong Adventure periode 2025/2026, Rendi Dwi Syaputra, mengatakan restorasi mangrove dipilih sebagai langkah nyata dalam upaya penyelamatan dan perlindungan lingkungan di wilayah pesisir Bengkulu.

“Ini adalah bentuk nyata terhadap penyelamatan dan perlindungan lingkungan, khususnya di pesisir Kota Bengkulu yang saat ini menghadapi ancaman kenaikan permukaan air laut,” ujar Rendi.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi konkret dalam upaya mitigasi dampak krisis iklim yang saat ini telah dirasakan di berbagai wilayah. Ia menegaskan bahwa aksi penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan organisasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Komitmen tersebut juga tercermin dalam standar operasional organisasi. Setiap anggota muda GPA Gendong Adventure diwajibkan melakukan penyemaian sedikitnya 100 bibit mangrove maupun tanaman konservasi lainnya sebagai bagian dari proses pendidikan dan pengabdian lingkungan.

Rendi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan meningkatkan kesadaran terhadap dampak perubahan iklim.

“Kita berharap aksi nyata ini bisa menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat. Krisis iklim sudah benar-benar nyata. Kalau tidak hari ini, kapan lagi?” tutupnya.

Pewarta | Soprian Ardianto

Share Artikel

Tags: GPA Gendong